Berita GKMI

Imanuel: Tuhan beserta Kita

| Senin, 13 Maret 2023

Tahun 2022 telah kita lalui, entah itu dalam kondisi yang berbahagia maupun berliku-liku. Apapun itu yang kita rasakan, kita masih punya Tuhan yang akan selalu setia menemani dan menyertai langkah hidup kita. Percaya dan berserah pada-Nya, maka tahun 2023 ini juga akan disempurnakan oleh Tuhan lewat penyertaan kasih-Nya.


Debora Indah Kristiana - GKMI Ekklesia

Bali sempat menjadi provinsi paling terdampak selama pandemi. Tahun 2022 adalah tahun transisi pemulihan perekonomian bagi Bali. Saya dan keluarga tinggal di Bali, tepatnya di kota Denpasar. Harapan akan pemulihan perekonomian juga terjadi dalam usaha kami. Namun di tahun 2022 ini, kami digoncangkan oleh beberapa pelanggan yang mengalami pailit, sehingga tidak bisa membayar tagihan piutang kepada kami. Selain itu, dana usaha kami juga digelapkan oleh salah satu teman dekat.

Tangan Tuhan tidak kurang panjang dan telinga-Nya tidak kurang tajam untuk menolong anak-anak yang bersandar pada-Nya. Tuhan Yesus menyediakan pertolongan dari berbagai hal, termasuk di masa kami sekeluarga menderita sakit. Obat yang tepat, dokter yang tepat, keluarga yang saling mendukung, menjadi kekuatan tersendiri. 

Sukacita yang berasal dari Tuhan dan berserah penuh akan rencana Tuhan dalam hidup membuat kami tidak terpuruk. Meski masih terasa berat, tapi kami yakin kami bisa melewati tahun 2022 dengan baik karena penyertaan Tuhan. Dan kami pun berhasil menginjakkan kaki di tahun 2023 dengan iman, bahwa Tuhan masih dan akan terus menganugerahkan kasih-Nya bagi kehidupan kami.


Sela Widyasari - GKMI Ekklesia

Saya sangat bersyukur atas penyertaan Tuhan untuk keluarga kami sepanjang tahun 2022 lalu.  Tahun 2022 menjadi titik awal pemulihan ekonomi keluarga kami. Setelah beberapa tahun pandemi, saya dan suami tidak bisa melakukan pekerjaan dan usaha kami. Tetapi di tahun 2022, dengan penuh iman kami memulai segala sesuatunya lagi. Tidak semua yang kami alami langsung dapat kami mengerti maksud Tuhan di dalamnya. Tetapi melalui proses dan waktu, Tuhan memberikan kami pengertian. 

Suami saya yang sempat sakit dan harus terapi obat selama bertahun-tahun, akhirnya dinyatakan sembuh dan tidak perlu konsumsi antibiotik lagi. Padahal kami sangat bergumul saat suami harus dirumahkan dari pekerjaannya. Ternyata Tuhan mau memulihkan kesehatannya melalui masa istirahat selama pandemi. Jalan Tuhan tidak terselami, tapi kami percaya selalu ada pelangi sehabis hujan.


Natasia Alinsari - GKMI Salatiga

Bagi saya, 2022 adalah tahun penuh kejutan sekaligus pembuktian Allah atas penyertaan-Nya. Suka-duka, tangis-tawa, perjuangan-keputusasaan, kegagalan-keberhasilan, keyakinan-kebimbangan berpadu sedemikian rupa, menciptakan lukisan penuh warna. Tuhan memanggil saya untuk menjadi bagian dalam kemajelisan GKMI Salatiga periode 2022-2025. Pada saat yang sama, saya harus menempuh tugas studi lanjut doktoral. Pada awalnya, saya merasa bahwa studi lanjut lebih penting untuk saya kerjakan ketimbang tugas di kemajelisan. Tetapi menilik penyertaan Tuhan dalam perjuangan persiapan studi–mulai dari proses masuk dan seleksi beasiswa–, saya merasa malu sekali menjadikannya alasan untuk tidak mengerjakan tugas pelayanan. Jika semua diberikan Tuhan pada saya, lalu apa yang saya berikan pada Tuhan? 

Saya tidak cukup percaya diri untuk mengerjakan keduanya. Rasa takut dan khawatir mendominasi. Peran-peran baru tidak mudah dijalani, ditambah dengan pergumulan kesehatan yang saya alami (batu empedu dan kista di ovarium kiri). Akan tetapi, dalam setiap kesulitan selalu ada pertolongan Tuhan. Dalam keputusasaan, ada kekuatan yang Tuhan berikan. Satu demi satu dijalani, perkara demi perkara dilalui, hingga tahun 2022 saya akhiri. Mazmur 121 mengiringi langkah-langkah saya menapaki 2022, menyelesaikannya dengan penuh syukur dan memberi keyakinan yang sama dalam perjalanan tahun selanjutnya. Tuhan beserta, Tuhan menjaga.


Arni Alice Paidjo - GKMI Salatiga

Ada banyak penyertaan Tuhan Yesus yang saya alami sepanjang tahun 2022. Di antaranya adalah ketika Tuhan Yesus menjawab doa saya untuk mendapatkan pekerjaan tetap di Kota Salatiga dan tidak harus ke luar kota yang jauh. Jadi saya masih bisa dilibatkan dalam beberapa bidang pelayanan yang ada. Lalu, di lingkungan kerja yang di mana saya termasuk dalam kelompok minoritas, terus dimampukan oleh Tuhan Yesus untuk menjaga iman percaya hingga belajar menjadi berkat melalui kehadiran saya. 

Banyak hal pula yang membuat saya belajar bahwa sadar atau tidak, Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan saya. Dia terus menyadarkan saya tentang hal itu bahkan dari hal-hal yang kecil dan sederhana (jika saya mau belajar dan merenungkannya). 


Tri Mulyono - GKMI Ebenhaezer

Sejak bulan Januari 2022, saya betul-betul merasakan penyertaan Tuhan dalam hidup saya. Dimulai dari keikutsertaan saya dalam PAK (Penilaian Angka Kredit) untuk kenaikan pangkat guru. Hampir semua teman se-unit kerja saya mengatakan bahwa apa yang saya lakukan adalah sia-sia. Mengingat bahwa untuk mengikuti PAK saya harus membuat PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dan hampir dipastikan banyak gagalnya, ditambah satu tahun ke depan juga saya akan pensiun. Hasilnya, nama saya tidak keluar di pengumuman. Saya pun membawa masalah ini dalam doa pagi di gereja. Saya mengimani Firman dalam Keluaran 14:14 yang saya dapat melalui tulisan di hosti pada Perjamuan Kudus, bahwa Tuhan akan berperang untuk kita. Maka terjadilah kehendak-Nya, bulan Februari nama saya tercantum dalam pengumuman susulan, sekalipun banyak lika-likunya.

Penyertaan Tuhan tidak hanya sampai di situ. Ketika proses pengajuan KP (Kenaikan Pangkat), hambatan justru datang dari pimpinan saya. Apa yang dia ucapkan dan lakukan tidak sinkron, bahkan hampir tidak mau menandatangani berkas-berkas saya. Sempat merasa buntu, tetapi saya teringat dengan Firman dalam hosti yang sama. Maka saya gumulkan lagi dalam doa pagi dan tiba-tiba pimpinan mencari saya dan mengatakan bahwa berkas-berkas sudah ia tandatangani. 

Muncul lagi masalah ketika SK pensiun saya keliru. Membuat saya sempat kesal mengapa kok selalu ada hambatan? Namun Hamba Tuhan dan teman-teman tim doa selalu mengingatkan bahwa di balik semua itu pasti ada maksud Tuhan yang indah. Dan betul sekali, pembetulan yang saya terima tidak hanya yang salah cetak, tetapi juga pangkat terakhir sehingga SK pensiun saya mengalami kenaikan dua kali: karena pengabdian dan dari PAK. Sungguh mujizat yang luar biasa, bahwa Tuhan sendiri yang berperang dalam menyertai hidup saya.


Elika Mayawati - GKMI Ebenhaezer

Banyak doa dan pergumulan kami yang dijawab oleh Tuhan. Terlebih atas kesehatan, membuat kami semakin dimampukan untuk melayani-Nya dan sesama. Setelah 2 tahun suami saya tidak bisa kontrol ke Singapura karena Covid-19, akhirnya Juni 2022 kami bisa berangkat ke Singapura. Test PET scan yang dilakukan suami saya pun hasilnya sangat luar biasa. Tuhan Yesus sudah bersihkan sel kankernya! Kami bersyukur, sangat luar biasa penyertaan Tuhan Yesus di dalam pengobatan yang dijalani suami saya. Di tahun 2022 pula, kami diberkati untuk bisa menyelesaikan renovasi rumah. Rumah yang bisa dipakai untuk rapat-rapat gereja, bermalam tamu-tamu Hamba Tuhan, dan kegiatan rohani lainnya.